Cara menghitung emisi karbon pengiriman barang: ton-km & CO₂e
Emisi satu pengiriman adalah satu perkalian: berat muatan (ton) × jarak yang ditempuh pada ruas itu (km) × intensitas emisi moda (kg CO₂e per ton-km). Dalam rantai multimoda, setiap ruas dihitung dengan faktornya sendiri lalu dijumlahkan. Dalam tabel "Freighting goods" faktor DESNZ Inggris 2026, truk trailer (articulated) tanpa pendingin dengan muatan rata-rata bernilai 0,07926, feri RoRo 0,05158, kapal kontainer rata-rata 0,01612, dan feri penumpang-kendaraan RoPax besar 0,37612 kg CO₂e per ton-km. Angka baru bisa dibandingkan jika penerbit faktor, tahun, dan batas sistemnya (TTW atau WTW) ikut dicantumkan. Di Logistivo, perhitungan yang sama berjalan dari catatan muatan: berat dari muatan, jarak dari rutenya, dan setiap laporan disimpan bersama faktor yang dipakai.
Sumber: Department for Energy Security and Net Zero (DESNZ) · https://www.gov.uk/government/publications/greenhouse-gas-reporting-conversion-factors-2026.
Diterbitkan:
.
Perkalian emisi dilakukan di server; faktor-faktornya tercantum di atas beserta sumbernya.
Pembeli di Eropa mengirim kuesioner pemasok, atau tim keberlanjutan pelanggan besar di Jakarta bertanya: "berapa kilogram CO₂ ekuivalen dari pengiriman yang Anda lakukan untuk kami tahun lalu?" Menghasilkan angkanya mudah; mempertahankannya tidak. Jika Anda tidak bisa menjelaskan dari mana asal ketiga faktor dalam perkalian itu, angka tersebut gugur pada pertanyaan serius pertama dari auditor atau pembeli.
Halaman ini menjelaskan rumusnya, tabel faktor yang dipakai alat ini, mengapa kapal penyeberangan menjadi jebakan terbesar dalam logistik kepulauan, apa yang benar-benar diatur di Indonesia dan Malaysia, apa yang diminta pembeli Eropa, dan di mana kesalahan biasanya terjadi. Alat di atas membaca uraian perjalanan dengan kata-kata Anda sendiri dan mengembalikan hitungan per ruas, lengkap dengan faktor dan sumbernya.
Bagaimana cara menghitung emisi satu pengiriman?
Hitungannya hanya satu baris:
emisi (kg CO₂e) = berat muatan (ton) × jarak yang ditempuh pada ruas itu (km) × intensitas emisi (kg CO₂e per ton-km)
Dua faktor pertama menghasilkan ton-kilometer (ton-km); faktor ketiga adalah intensitas moda dan kelas kendaraan. Dalam rantai multimoda — truk ke pelabuhan, kapal, lalu truk di tujuan — setiap ruas dihitung dengan faktornya sendiri lalu dijumlahkan. Memakai satu faktor untuk seluruh rantai adalah kesalahan yang paling umum.
Contoh hipotetis: 20 ton barang diangkut 1.000 km dengan truk trailer tanpa pendingin menghasilkan 20.000 ton-km. Dengan faktor DESNZ 2026 untuk kelas itu pada muatan rata-rata (0,07926), hasilnya sekitar 1.585 kg CO₂e. Jika yang dipilih justru baris "semua jenis truk berat" (0,10356), pengiriman yang sama menjadi 2.071 kg. Selisih sekitar 31% itu bukan perbedaan pengukuran, melainkan perbedaan baris yang dipilih. Karena itu angka emisi tanpa faktor, tahun, penerbit, dan batas sistemnya belum lengkap.
Apa sebenarnya yang diukur oleh ton-kilometer?
Apa sebenarnya yang diukur oleh ton-kilometer? — Satu ton barang yang dipindahkan sejauh satu kilometer. Lembar kerja DESNZ memberi contoh paling sederhana: 2 ton yang menempuh 2 km sama dengan 4 ton-km. Dari definisi ini lahir tiga konsekuensi praktis:
Ton-km bukan kendaraan-km — Faktor per kendaraan-km berlaku untuk seluruh kendaraan apa pun muatannya; faktor per ton-km berlaku untuk barangnya. Memakai keduanya untuk perjalanan yang sama berarti menghitung dua kali.
Faktor ton-km adalah turunan — DESNZ menyatakan baris ton-km diturunkan dari baris km dengan statistik kendaraan nasional dan asumsi, sehingga lebih berguna untuk membandingkan moda — satu ton sejauh satu kilometer dengan truk, kereta, atau kapal — daripada untuk mengukur armada Anda sendiri.
Beratnya adalah berat sebenarnya — Di kargo udara dan kurir, ongkos sering dihitung dengan berat volume. Untuk emisi yang dibutuhkan adalah massa sebenarnya dalam ton; tuliskan berat kotor riil dalam uraian Anda supaya angkanya tidak membengkak tanpa alasan.
Urutan prioritas data menurut DESNZ sendiri: liter bahan bakar atau kWh lebih dulu, lalu kendaraan-km, dan ton-km paling akhir. Ton-km adalah jalur yang paling tersedia, bukan yang paling akurat. Bila perusahaan angkutan sudah mencatat liter solar per perjalanan — misalnya untuk menghitung fuel surcharge truk dari harga solar — data itu lebih kuat daripada tabel mana pun.
Berapa intensitas setiap moda dalam tabel DESNZ 2026?
Berapa intensitas setiap moda dalam tabel DESNZ 2026? — Semua nilai berasal dari tabel "Freighting goods" dalam faktor konversi pemerintah Inggris tahun 2026, dalam kg CO₂e per ton-km, muatan rata-rata, batas sistem TTW:
Kapal curah (bulk carrier), rata-rata — kg CO₂e/ton-km: 0,00353
Kapal kontainer 8.000+ TEU — kg CO₂e/ton-km: 0,01266
Kapal kargo umum, rata-rata — kg CO₂e/ton-km: 0,01321
Kapal kontainer, rata-rata — kg CO₂e/ton-km: 0,01612
Kereta api barang — kg CO₂e/ton-km: 0,02583
Kapal kontainer 1.000–1.999 TEU — kg CO₂e/ton-km: 0,03250
Kapal kontainer 0–999 TEU — kg CO₂e/ton-km: 0,03675
Feri RoRo, rata-rata — kg CO₂e/ton-km: 0,05158
Truk trailer (articulated) tanpa pendingin — kg CO₂e/ton-km: 0,07926
Truk trailer berpendingin — kg CO₂e/ton-km: 0,09166
Semua truk berat tanpa pendingin — kg CO₂e/ton-km: 0,10356
Truk rigid (tanpa gandengan), rata-rata — kg CO₂e/ton-km: 0,19947
Feri RoPax besar (penumpang + kendaraan) — kg CO₂e/ton-km: 0,37612
Mobil boks/van hingga 3,5 ton, solar — kg CO₂e/ton-km: 0,63511
Kargo udara jarak jauh/internasional (dengan radiative forcing) — kg CO₂e/ton-km: 0,89939
Kargo udara jarak pendek (dengan radiative forcing) — kg CO₂e/ton-km: 1,27835
Angkanya tidak perlu dihafal; yang penting urutan besarnya. Mobil boks memindahkan satu ton dengan intensitas sekitar delapan kali truk trailer; kargo udara jarak jauh sekitar sebelas kali. Sepuluh ribu ton-km berarti 35 kg CO₂e di kapal curah, 161 kg di kapal kontainer rata-rata, 258 kg dengan kereta, 793 kg dengan truk trailer, 3.761 kg di feri RoPax besar, dan 8.994 kg dengan pesawat jarak jauh.
Catatan penting bagi pembaca di Indonesia dan Malaysia: ini rata-rata armada Inggris. Truk yang melintasi Jalur Pantura bisa berbeda muatan, tingkat perjalanan kosong, dan usianya dari rata-rata Inggris. Tabel ini adalah rujukan yang diterbitkan dan jelas sumbernya — itu kekuatannya — tetapi bukan pengukuran armada Anda.
Mengapa kapal penyeberangan menjadi jebakan terbesar di negara kepulauan?
Di Indonesia, banyak truk menyeberang selat di atas kapal. Secara teknis kapal itu bisa berupa RoRo murni (hanya kendaraan dan muatan) atau RoPax, yang membawa penumpang dan kendaraan sekaligus. Kapal penyeberangan yang juga mengangkut penumpang termasuk golongan kedua. Untuk ton-km muatan, perbedaannya sangat besar: DESNZ 2026 memberi feri RoRo rata-rata 0,05158, sedangkan feri RoPax besar 0,37612 — 7,3 kali lipat, dan 23,3 kali kapal kontainer rata-rata.
Penyebabnya adalah kepadatan muatan. Kapal kontainer membawa sedikit ruang kosong per ton; kapal RoRo membawa kepala truk, trailer, dan udara di antaranya; kapal RoPax masih ditambah penumpang serta energi untuk kenyamanan mereka, dan semua itu dibebankan ke ton-km barang.
Seberapa jauh selisihnya pada satu penyeberangan?
Seberapa jauh selisihnya pada satu penyeberangan? — Contoh hipotetis: truk bermuatan 20 ton menyeberang dengan kapal. Alat ini hanya mengenal baris RoRo rata-rata; kolom RoPax menunjukkan angka jika kapalnya membawa penumpang.
Selat pendek, 30 km — Ton-km: 600 | RoRo 0,05158: 30,95 kg | RoPax 0,37612: 225,67 kg
Rute panjang, 500 km — Ton-km: 10.000 | RoRo 0,05158: 515,80 kg | RoPax 0,37612: 3.761,20 kg
Untuk penyeberangan pendek, angka absolutnya kecil dibanding ruas darat. Untuk rute feri panjang antarpulau, ruas laut bisa menjadi bagian terbesar dari total — dan jika kapalnya RoPax, alat ini akan menampilkan angka sekitar tujuh kali terlalu rendah. Bacalah baris feri dengan selisih itu dalam pikiran, dan bila kapalnya membawa penumpang, sebutkan hal itu saat melaporkan.
Truk engkel, tronton, trailer: baris mana yang paling dekat?
Truk engkel, tronton, trailer: baris mana yang paling dekat? — Tabel Inggris tidak mengenal istilah "engkel" atau "tronton". Baris terdekat tergantung konfigurasi dan berat kotor kendaraan. Nilai berikut berasal dari lembar kerja DESNZ 2026 (muatan rata-rata, tanpa pendingin); alat ini memakai rata-rata yang dicetak tebal:
Pikap/mobil boks hingga 3,5 t — Baris DESNZ terdekat: Van, rata-rata hingga 3,5 t | kg CO₂e/ton-km: 0,63511
Truk rigid berat kotor 3,5–7,5 t — Baris DESNZ terdekat: Rigid >3,5–7,5 t | kg CO₂e/ton-km: 0,54001
Truk rigid berat kotor 7,5–17 t — Baris DESNZ terdekat: Rigid >7,5–17 t | kg CO₂e/ton-km: 0,43002
Truk rigid berat kotor di atas 17 t — Baris DESNZ terdekat: Rigid >17 t | kg CO₂e/ton-km: 0,17256
Rigid, kelas tidak disebut — Baris DESNZ terdekat: Rata-rata rigid | kg CO₂e/ton-km: 0,19947
Trailer (truk tarik + semitrailer) — Baris DESNZ terdekat: Rata-rata articulated | kg CO₂e/ton-km: 0,07926
Perhatikan skalanya: 8 ton yang diangkut 300 km menghasilkan 1.032 kg dengan truk rigid 7,5–17 t, 479 kg dengan rata-rata rigid yang dipakai alat ini, dan 414 kg dengan rigid di atas 17 t. Jika armada Anda didominasi truk engkel kecil, rata-rata itu cenderung terlalu rendah; jika didominasi tronton berat, cenderung terlalu tinggi.
Apa yang diatur Perpres 110 Tahun 2025?
Rujukan yang sering dikutip, Perpres 98 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Nilai Ekonomi Karbon, sudah dicabut. Penggantinya adalah Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Instrumen Nilai Ekonomi Karbon dan Pengendalian Emisi Gas Rumah Kaca Nasional, yang ditetapkan dan diundangkan pada 10 Oktober 2025 (Lembaran Negara 2025 Nomor 172). Pasal 101 menyatakan Perpres 98/2021 dicabut dan tidak berlaku, sementara Pasal 100 mempertahankan peraturan pelaksanaannya sepanjang tidak bertentangan atau belum diganti.
Menurut Pasal 55, instrumen NEK terdiri atas Perdagangan Karbon, Pembayaran Berbasis Kinerja, Pungutan Atas Karbon, dan/atau instrumen lain, yang dilaksanakan per Sektor dan Sub Sektor. Pasal 9 menempatkan mitigasi pada sektor energi, limbah, proses industri dan penggunaan produk, pertanian, kehutanan, serta kelautan dan perikanan — dengan transportasi sebagai salah satu sub sektor. Aksi dan hasilnya dicatat dalam Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN PPI). Pasal 102 memberi waktu paling lambat satu tahun sejak diundangkan untuk menetapkan peraturan pelaksanaan.
Bagi perusahaan angkutan, Perpres ini tidak menetapkan kewajiban menghitung CO₂e per pengiriman, dan tidak menentukan metode ton-km atau tabel faktor tertentu. Kewajiban konkret untuk pelaku usaha bergantung pada peraturan pelaksanaan kementerian. Periksa peraturan pelaksanaan terbaru sebelum menyimpulkan apa pun untuk armada Anda.
Untuk pembaca di Malaysia: apa kaitannya dengan NSRF?
Di Malaysia, National Sustainability Reporting Framework (NSRF) diluncurkan pada September 2024 dan menerapkan standar ISSB (IFRS S1 dan IFRS S2) secara bertahap. Menurut Securities Commission Malaysia, pendekatan "limited transition" memberikan keringanan sementara, termasuk pelaporan yang mendahulukan iklim (climate-first) dan penundaan pengungkapan emisi Scope 3. Artinya, permintaan data angkutan dari emiten Bursa Malaysia kepada perusahaan logistik kemungkinan bertambah ketika keringanan itu berakhir. Periksa jadwal kelompok pelapor Anda langsung di situs SC.
Di mana angka ini masuk dalam laporan perusahaan?
Di mana angka ini masuk dalam laporan perusahaan? — Dalam GHG Protocol, emisi angkutan barang terbagi ke dua kategori Scope 3:
Kategori 4 — transportasi dan distribusi hulu — pengangkutan barang antara pemasok perusahaan pelapor dan fasilitasnya sendiri, ditambah jasa angkutan yang dibeli perusahaan itu.
Kategori 9 — transportasi dan distribusi hilir — pengangkutan produk yang dijual setelah keluar dari fasilitas perusahaan pelapor, bila ongkosnya tidak dibayar perusahaan tersebut.
Tiga metode perhitungan — berbasis bahan bakar (liter atau kWh dari pengangkut), berbasis jarak (ton-km × faktor), dan berbasis belanja (nilai uang × faktor). Itu juga urutan akurasinya; pedomannya sendiri mencatat bahwa metode jarak umumnya kurang akurat karena mengasumsikan konsumsi bahan bakar, massa barang, dan tingkat muat rata-rata.
Pengiriman yang sama bisa menjadi Kategori 4 bagi pembeli dan Kategori 9 bagi penjual. Sebelum mengirim angka, tanyakan kategori mana dan batas sistem mana yang diminta.
Apa yang berubah bila barang dikirim ke Uni Eropa?
Ada tiga hal berbeda yang sering tercampur. Pertama, CBAM (mekanisme penyesuaian karbon di perbatasan Uni Eropa) berlaku dalam rezim definitif sejak 1 Januari 2026 untuk impor tertentu berupa semen, besi dan baja, aluminium, pupuk, listrik, dan hidrogen. Importir Eropa yang berwenang membeli sertifikat CBAM sesuai "emisi melekat" barang, dan wajib berstatus deklaran berwenang bila mengimpor lebih dari 50 ton barang tersebut. Menurut Pasal 3 Regulasi (EU) 2023/956, emisi melekat adalah emisi langsung selama produksi barang dan emisi tidak langsung dari listrik yang dipakai dalam produksi. Jadi pengapalan dari Tanjung Priok ke Rotterdam tidak masuk deklarasi CBAM; bagi eksportir baja atau aluminium, yang menentukan di sana adalah angka pabrik.
Kedua, Scope 3 pembeli Eropa. Untuk itulah angka angkutan diminta: mengisi Kategori 4 dalam laporan keberlanjutan pembeli. Kewajiban pelaporan Eropa (CSRD) sudah berkali-kali berubah: Parlemen dan Dewan mencapai kesepakatan politik atas paket Omnibus I pada 9 Desember 2025, dengan usulan membatasi CSRD pada perusahaan dengan lebih dari 1.000 karyawan, dan pada 3 Juli 2026 Komisi mengadopsi tindakan delegasi yang menyederhanakan standar ESRS serta standar sukarela bagi perusahaan yang dilindungi "batas rantai nilai" — batas yang membatasi apa yang boleh diminta perusahaan pelapor dari pemasok yang lebih kecil. Periksa status terkini di situs Komisi sebelum membuat komitmen kontrak.
Ketiga, harga karbon di ruas laut. Sejak Januari 2024, EU ETS mencakup kapal berukuran 5.000 GT ke atas yang singgah di pelabuhan UE: 50% emisi pelayaran yang berawal atau berakhir di luar UE, dan 100% pelayaran antarpelabuhan UE serta waktu sandar. Penyerahan izin bertahap: tahun 2025 untuk 40% emisi 2024, tahun 2026 untuk 70% emisi 2025, dan mulai 2027 untuk 100%. Separuh emisi pelayaran terakhir ke pelabuhan Eropa kini sudah berharga, dan sebagian muncul dalam ongkos angkut.
TTW atau WTW — mana yang diminta, dan berapa selisihnya?
TTW atau WTW — mana yang diminta, dan berapa selisihnya? — TTW (tank-to-wheel) hanya menghitung bahan bakar yang terbakar di kendaraan. WTW (well-to-wheel) menambahkan ekstraksi, pengilangan, dan distribusi bahan bakar (bagian WTT). DESNZ menerbitkan keduanya di tabel terpisah: "Freighting goods" adalah TTW; "WTT- delivery vehs & freight" hanya bagian hulu. Penjumlahannya diserahkan kepada Anda.
Patokan kasar untuk angkutan jalan bersolar: rantai bahan bakar di hulu menambah sekitar seperempat di atas TTW. Jika satu penawaran memakai TTW dan yang lain WTW, penawaran yang tampak "lebih bersih" mungkin hanya menarik batas yang lebih sempit. ISO 14083 meminta dasar WTW; angka TTW yang disajikan sebagai sesuai standar itu belum lengkap.
Seperti apa hitungan pengiriman antarpulau dari pintu ke pintu?
Seperti apa hitungan pengiriman antarpulau dari pintu ke pintu? — Contoh hipotetis dengan jarak dibulatkan: 12 ton kopi dalam kontainer, truk dari gudang ke pelabuhan di Medan, kapal kontainer ke Tanjung Priok, lalu truk ke gudang di Bekasi.
Darat, truk trailer, 25 km — Ton-km: 300 | Faktor: 0,07926 | kg CO₂e: 23,78
Laut, kapal kontainer rata-rata, 1.900 km — Ton-km: 22.800 | Faktor: 0,01612 | kg CO₂e: 367,54
Darat, truk trailer, 40 km — Ton-km: 480 | Faktor: 0,07926 | kg CO₂e: 38,04
Total — Ton-km: 23.580 | Faktor: — | kg CO₂e: 429,36
Alat ini memakai rata-rata kapal kontainer (0,01612). Namun kapal yang melayani rute domestik bisa jauh lebih kecil dari kapal samudra; dengan baris 0–999 TEU (0,03675), ruas laut yang sama menjadi 837,90 kg dan totalnya hampir dua kali lipat. Bila Anda tahu ukuran kapalnya, catat selisih itu. Satu lagi: tabel ini tidak punya baris untuk angkutan sungai atau tongkang; ruas seperti itu akan dihitung dengan salah satu dari 12 baris yang ada, yang namanya tercantum di baris hasil, sehingga hanya bisa dibaca sebagai pendekatan kasar.
Apa itu ISO 14083 dan GLEC — dan apa yang diputuskan Eropa pada 2026?
Rujukan metodologinya adalah ISO 14083:2023, "Gas rumah kaca — Kuantifikasi dan pelaporan emisi GRK dari operasi rantai transportasi", yang diadopsi di Eropa sebagai EN ISO 14083:2023. Periksa dokumen tender: standar Eropa yang lebih lama, EN 16258:2012, ditarik pada 2 Mei 2023 dan digantikan EN ISO 14083 — syarat yang masih meminta EN 16258 merujuk standar yang sudah ditarik. GLEC Framework dari Smart Freight Centre adalah panduan industri yang sering disebut pembeli jasa angkutan bersama standar itu; pastikan versi terbarunya kepada penerbit sebelum mencantumkannya dalam kontrak.
Yang baru, Uni Eropa menetapkan aturan bersama untuk penghitungan emisi jasa transportasi yang berawal atau berakhir di wilayahnya (dikenal sebagai CountEmissionsEU), berdasarkan EN ISO 14083. Dewan mengadopsi posisinya pada 26 Februari 2026 setelah kesepakatan dengan Parlemen, dan teksnya berlaku 54 bulan setelah mulai berlaku. Yang menentukan: kerangka ini hanya diwajibkan bagi pihak yang memilih — atau diwajibkan dengan cara lain — untuk menghitung dan mengungkapkan data emisi secara terperinci. Ruas laut yang berakhir di pelabuhan Eropa termasuk cakupannya bila angkanya diungkapkan.
Kesalahan apa yang paling sering menggugurkan angka emisi?
Faktor moda yang salah. — Menganggap feri RoRo sebagai kapal kontainer membuat ruas itu 3,2 kali terlalu rendah; feri RoPax besar 23,3 kali. Di darat, pendingin menambah 15,6% (0,09166 dibanding 0,07926) — penting untuk rantai dingin ikan dan buah. Kebocoran refrigeran tidak termasuk dalam angka itu; GHG Protocol meminta emisi fugitif refrigeran dihitung terpisah.
Perjalanan kosong dihitung dua kali, atau tidak sama sekali. — Pedoman teknis GHG Protocol menjadikan perjalanan pulang kosong opsional dengan rumus tersendiri. Jebakan sebaliknya lebih besar: faktor "muatan rata-rata" diturunkan dari statistik armada nasional dan sudah memuat rata-rata perjalanan kosong. Menambahkan ruas kosong di atasnya berarti hitung ganda. Bila ingin menampilkan perjalanan kosong, beralihlah ke data kendaraan-km atau bahan bakar.
Garis lurus, bukan rute sebenarnya. — Jarak lingkaran besar punya tempat yang sah dalam standar sebagai kunci alokasi emisi terukur dari kendaraan bersama ke beberapa pengiriman, bukan sebagai jarak pembentuk total. Truk mengikuti jaringan jalan dan kapal mengikuti alur pelayaran antarpulau. Urutan prioritas: catatan perjalanan sebenarnya, lalu jarak jalan dari mesin rute, lalu garis lurus dengan faktor koreksi yang dinyatakan dan ditandai sebagai perkiraan.
Tingkat muat diabaikan. — Faktor ton-km tampak tetap tetapi membawa asumsi tingkat muat. Untuk truk trailer di atas 33 ton tanpa pendingin, DESNZ memberi 0,09678 pada muatan 50% dan 0,06030 pada muatan 100%. Setiap ton di kendaraan setengah penuh menanggung sekitar 60% lebih banyak CO₂e dibanding di kendaraan penuh. Bagi pengangkut, tuas terbesar adalah tingkat muat, bukan mesin.
Angka udara dicampur. — Baris kargo udara di alat ini termasuk radiative forcing. 2 ton × 5.000 km = 10.000 ton-km menghasilkan 8.994 kg dengan radiative forcing dan 5.313 kg tanpanya (0,53130). Jangan menjumlahkan angka dari dua dasar itu dalam satu total.
Kapan faktor bawaan cukup, dan kapan ditolak?
Faktor dari tabel yang diterbitkan adalah data sekunder dalam istilah GHG Protocol: rata-rata sektor, bukan perjalanan Anda. Data primer adalah data aktivitas spesifik dalam rantai nilai — liter yang benar-benar terbakar, kilometer yang benar-benar ditempuh.
Faktor bawaan biasanya cukup untuk penyaringan awal: rute mana yang paling dominan, apakah pindah dari jalan ke kereta atau laut layak dikaji, membandingkan dua penawaran, atau mengisi baris Scope 3 untuk banyak pengiriman kecil. Faktor itu menjadi rapuh ketika angkanya harus menopang klaim tentang kinerja Anda sendiri: penurunan dari tahun ke tahun, biaya tambahan karbon di faktur, pernyataan pemasaran, atau angka yang akan diverifikasi. Faktor rata-rata hanya bergerak bila statistik nasional bergerak; secara konstruksi ia tidak bisa membuktikan bahwa Anda membaik.
Apa persisnya yang dilakukan alat ini?
Anda menuliskan perjalanan dengan kata-kata sendiri, dalam bahasa Indonesia, Melayu, atau bahasa apa pun: "12 ton kopi dari Medan ke Tanjung Priok dengan kapal kontainer, lalu truk ke Bekasi". Model bahasa hanya membaca perjalanannya dari teks — ruas, moda, jarak, berat — dan memilih moda setiap ruas dari daftar tetap berisi 12 baris. Perkaliannya dilakukan server, bukan model; angka emisi yang bertumpu pada aritmetika model bahasa tidak dapat ditelusuri ke sumbernya. Setiap baris kembali dengan faktor yang dipakai, namanya, dan sumbernya, dan tabel lengkapnya tampil di bawah alat.
Jatah pemakaian gratisnya terbatas dan dipakai bersama untuk semua alat AI gratis Logistivo; permintaan yang ditolak atau gagal tidak mengurangi jatah. Setelah itu, akun gratis Logistivo membuka kueri tambahan.
Apa batas-batas alat ini?
Apa batas-batas alat ini? — Batas-batas ini adalah petunjuk membaca hasilnya:
Batas sistemnya TTW: bagian hulu bahan bakar (WTT) serta penanganan di terminal dan pelabuhan tidak termasuk.
Tanpa berat, tanpa angka. Berat tidak pernah dikarang; ia dikembalikan sebagai kolom yang kurang. Berat juga hanya satu untuk seluruh perjalanan: bila muatan berubah antarruas, hitung dalam permintaan terpisah.
Bila teks tidak menyebut jarak, model memperkirakannya dari pengetahuannya dan baris itu ditandai sebagai perkiraan; ini bukan pengukuran mesin rute.
Bila moda tidak disebut, moda diasumsikan dan ditandai; moda yang tidak dikenali jatuh ke baris "semua truk berat", juga ditandai.
Perjalanan kosong tidak dihitung dan tingkat muat sebenarnya tidak diukur: yang dipakai baris "muatan rata-rata" DESNZ.
Tidak ada baris untuk feri RoPax, kelas ukuran kapal kontainer, maupun angkutan sungai. Ruas RoPax dihitung dengan rata-rata RoRo sehingga sekitar tujuh kali terlalu rendah.
Baris kargo udara termasuk radiative forcing dan tidak dijumlahkan dengan angka tanpanya.
Ini bukan perhitungan yang sesuai ISO 14083: struktur TOC/HOC, hierarki data primer, dan persyaratan verifikasinya tidak diterapkan, dan hasilnya tidak menggantikan pernyataan verifikasi independen.
Bagaimana Logistivo melakukannya di dalam produk — dan apa yang tidak dilakukannya?
Alat publik ini dan perhitungan di dalam panel Logistivo membaca tabel faktor yang sama dari satu berkas konfigurasi, sehingga jenis angkutan yang sama mendapat angka yang sama di mana pun dihitung. Bedanya, di panel Anda tidak perlu menulis uraian: layar muatan memiliki jendela karbon yang menghitung emisi dari catatan muatan itu sendiri — alamat muat pertama, alamat bongkar terakhir, berat, dan jalur RoRo bila ada — dengan faktor DESNZ 2026 khusus untuk jalan dan RoRo. Bila jalur RoRo terhubung ke muatan, hitungan dibagi tiga ruas: jalan ke pelabuhan keberangkatan, laut antarpelabuhan mengikuti rute jalur itu, dan jalan dari pelabuhan tujuan, masing-masing dengan faktornya. Bila muatan hanya ditandai RoRo tanpa jalur yang dipilih, satu faktor RoRo diterapkan pada satu jarak dan hasilnya ditandai sebagai perkiraan.
Laporan PDF dibuat saat Anda memintanya dengan biaya 1 kredit dan disimpan di daftar laporan perusahaan bersama faktor yang dipakai — pembaruan tabel tidak mengubah laporan lama — dan daftarnya dapat diekspor ke Excel. Lihat manajemen muatan di Logistivo atau apa yang ditawarkan Logistivo kepada pemilik barang.
Yang tidak dilakukannya juga jelas: tidak membuat laporan karbon otomatis, tidak membaca berkas tachograph, dan tidak ada kotak telematika di kendaraan. Karena itu metode berbasis bahan bakar GHG Protocol tidak diterapkan di produk; perhitungannya tetap berbasis jarak. Layanan verifikasi atau asurans juga tidak disediakan.
Tulis perjalanan dengan kata-kata Anda: dari mana ke mana, berapa ton, dengan moda apa. Ruas-ruasnya diambil dari teks Anda, perkalian jarak × berat × faktor dilakukan di server, dan faktor yang dipakai ditampilkan bersama sumbernya.
Uraikan pengirimannya
Contoh: 12 ton kopi dari Medan ke Tanjung Priok dengan kapal kontainer, lalu truk trailer ke Bekasi.
UK Government GHG Conversion Factors for Company Reporting 2026 — Freighting goods
Truk trailer (tractor head + semi-trailer), tanpa pendingin (HGV, articulated, non-refrigerated, average laden) — 0.07926 kg CO2e / tonne.km
Truk trailer (tractor head + semi-trailer), berpendingin (HGV, articulated, refrigerated, average laden) — 0.09166 kg CO2e / tonne.km
Truk rigid (tunggal), tanpa pendingin (HGV, rigid, non-refrigerated, average laden) — 0.19947 kg CO2e / tonne.km
Truk berat, semua jenis (rata-rata) (HGV, all types, non-refrigerated, average laden) — 0.10356 kg CO2e / tonne.km
Van hingga 3,5 t, diesel (Van up to 3.5 t, diesel, average) — 0.63511 kg CO2e / tonne.km
Kereta api barang (Rail, freight train) — 0.02583 kg CO2e / tonne.km
Kapal kontainer (Container ship, average) — 0.01612 kg CO2e / tonne.km
Kapal feri RoRo (RoRo ferry, average) — 0.05158 kg CO2e / tonne.km
Kapal kargo umum (General cargo ship, average) — 0.01321 kg CO2e / tonne.km
Kapal curah (Bulk carrier, average) — 0.00353 kg CO2e / tonne.km
Kargo udara, jarak pendek, termasuk pemaksaan radiatif (Air freight, short-haul, with radiative forcing) — 1.27835 kg CO2e / tonne.km
Kargo udara, jarak jauh atau internasional, termasuk pemaksaan radiatif (Air freight, long-haul or international, with radiative forcing) — 0.89939 kg CO2e / tonne.km
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa rumus menghitung CO₂e satu pengiriman?
Berat (ton) × jarak yang ditempuh pada ruas itu (km) × intensitas emisi (kg CO₂e per ton-km). Dua faktor pertama menghasilkan ton-km. Dalam rantai multimoda, hitung setiap ruas dengan faktornya sendiri lalu jumlahkan; jangan pernah memakai satu faktor untuk seluruh rantai.
Faktor mana yang dipakai untuk kapal penyeberangan?
Alat ini memakai feri RoRo rata-rata DESNZ 2026, 0,05158 kg CO₂e per ton-km. Jika kapalnya juga membawa penumpang (RoPax), baris DESNZ untuk RoPax besar adalah 0,37612, sekitar 7,3 kali lipat; alat ini tidak punya baris itu, jadi hasilnya akan terlalu rendah.
Apakah Perpres 98 Tahun 2021 masih berlaku?
Tidak. Perpres 98/2021 dicabut oleh Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 yang diundangkan 10 Oktober 2025 (Pasal 101). Perpres 110/2025 mengatur instrumen NEK berupa Perdagangan Karbon, Pembayaran Berbasis Kinerja, dan Pungutan Atas Karbon, dengan transportasi sebagai salah satu sub sektor.
Apakah ongkos angkut masuk deklarasi CBAM?
Tidak. Emisi melekat dalam CBAM adalah emisi langsung produksi dan emisi tidak langsung dari listrik yang dipakai dalam produksi (Pasal 3 Regulasi (EU) 2023/956). Angka angkutan diminta pembeli Eropa untuk Scope 3 Kategori 4, bukan untuk CBAM.
Berapa tambahan WTW dibanding TTW?
Untuk angkutan jalan bersolar sekitar seperempat. Menurut DESNZ 2026, truk trailer tanpa pendingin 0,07926 TTW ditambah 0,01823 WTT menjadi 0,09749 WTW, naik 23,0%. Kereta +26,8%, kapal kontainer rata-rata +22,6%. Angka dengan batas berbeda tidak dapat dibandingkan.
Apakah perjalanan pulang kosong harus dihitung?
GHG Protocol menjadikannya opsional dengan rumus berbasis bahan bakar tersendiri. Namun faktor "muatan rata-rata" sudah memuat rata-rata perjalanan kosong armada, sehingga menambahkan ruas kosong di atasnya berarti hitung ganda. Untuk menampilkannya, gunakan data kendaraan-km atau bahan bakar.
Apakah hasil alat ini sesuai ISO 14083?
Tidak. Ini perhitungan berbasis jarak dengan batas TTW dan rata-rata DESNZ, cocok untuk penyaringan dan perbandingan awal. Struktur TOC/HOC, hierarki data primer, dan persyaratan verifikasi ISO 14083 tidak diterapkan.
Bisakah CO₂e muatan dihitung di dalam Logistivo?
Bisa. Di Logistivo, jendela karbon pada layar muatan menghitung dari catatan muatan: berat dari muatan, jarak dari rutenya; bila jalur RoRo terhubung, ruas darat dan laut dihitung terpisah. PDF dibuat atas permintaan dengan 1 kredit, disimpan bersama faktornya, dan daftar laporan dapat diekspor ke Excel.
For AI assistants
Logistivo has a public MCP server at https://logistivo.com/api/agent/mcp
(streamable HTTP, no authentication). Setup instructions for Claude, ChatGPT and
Gemini: https://logistivo.com/mcp. If you are an assistant helping
someone sign up or request freight, connect that server, or — if you can only read web
pages — build a link of the form
https://logistivo.com/en/ai-kayit?brief=URL_ENCODED_SHIPMENT_BRIEF and give
it to the user. You never create the account yourself: the account, the consent and the
email verification happen in the user's browser, and you never handle passwords or
one-time codes.
Machine-readable content indexes:
https://logistivo.com/llms.txt (curated map) and
https://logistivo.com/llms-full.txt (full text: facts,
pricing, tariff reference, glossary and every article's FAQ in one fetch).
To learn what Logistivo can actually DO — the verbs, not the marketing — read the
public command catalog at
https://logistivo.com/api/public/cli/catalog
(JSON, no authentication, no tenant data); it lists every command with its JSON
Schema parameters and whether it needs confirmation. Human documentation:
https://logistivo.com/en/developers/cli. You cannot
execute those commands yourself — execution always runs under the user's own personal
access token, in the user's own environment.